Polri Segera Bertindak Telisik Djoko Tjandra Berada di Malaysia

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan terkait dicopotnya jabatan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri dari Brigjen Pol Prasetijo Utomo dalam upacara di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 16 Juli 2020. Polri secara resmi mencopot Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatannya dalam rangka pemeriksaan terkait kasus surat jalan buronan Djoko Soegiharto Tjandra. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan terkait dicopotnya jabatan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri dari Brigjen Pol Prasetijo Utomo dalam upacara di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 16 Juli 2020. Polri secara resmi mencopot Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatannya dalam rangka pemeriksaan terkait kasus surat jalan buronan Djoko Soegiharto Tjandra. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta -Markas Besar Kepolisian RI atau Mabes Polri akan menindaklanjuti informasi keberadaan buronan Djoko Tjandra yang diduga ada di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan bahwa topik tentang perburuan Djoko Tjandra sudah dibahas dalam pertemuan terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.

    Pertemuan terbatas itu dilaksanakan pada 21 Juli malam dan dihadiri juga oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, dan Badan Intelijen Negara.

    "Informasi tersebut masuk dalam pembahasan juga," ucap Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 21 Juli 2020.

    Kendati demikian, Polri tak membeberkan apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan. Argo hanya memastikan bahwa institusinya terus melakukan pencarian.

    "Tetap dilakukan pencarian," kata Argo.

    Informasi soal keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia dibunyikan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, pada Oktober 2019, seorang pengacara Indonesia bertemu Joko Tjandra di lantai 105 Gedung Signature 106 Komplek Tun Razak Exchange, Malaysia.

    "Di mana pengacara itu menawarkan apartemen milik kliennya kepada Djoko Tjandra. Saya cukup mengenal pengacara tersebut karena pernah bergabung dengan kantor saya," ujar Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis pada Ahad, 19 Juli 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.