Selasa, 22 September 2020

Isbat Idul Adha, Kemenag Tetapkan 84 Lokasi Pemantauan Hilal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis, 23 April 2020. Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat, 24 April 2020 berdasarkan sidang Isbat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis, 23 April 2020. Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat, 24 April 2020 berdasarkan sidang Isbat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan Zulhijah dan Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020 Masehi pada Selasa petang.

    Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim mengatakan sidang isbat penetapan awal bulan Zulhijah ini sekaligus menetapkan Hari Puasa Arafah, Hari Idul Adha dan Hari Tasyrik. Menteri Agama Fachrul Razi akan memimpin langsung sidang.

    "Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR," kata Agus Salim lewat keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2020.

    Agus menjelaskan sidang isbat akan terbagi dalam tiga tahap. Sesi pertama, dimulai pukul 17.00 WIB, yakni pemaparan posisi hilal awal Zulhijjah 1441 H oleh anggota Falakiyah Kemenag, Cecep Nurwendaya.

    Sesi kedua, sidang Isbat yang dimulai setelah salat Magrib dan dipimpin oleh Fachrul. Sidang nantinya diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari 84 titik di seluruh Indonesia.

    "Sesi ketiga, menteri agama mengumumkan hasil sidang isbat secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag," ujar Agus.

    Kemenag juga sudah menentukan 84 lokasi untuk menggelar rukyatul hilal atau pemantauan hilal. 84 lokasi tersebut tersebar di 34 provinsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.