Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Klaster Secapa AD Kini 472 Orang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang utama Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Sebanyak 1.262 kasus positif COVID-19 telah ditemukan yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih. TEMPO/Prima mulia

    Gerbang utama Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa TNI AD) di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Sebanyak 1.262 kasus positif COVID-19 telah ditemukan yang terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih. TEMPO/Prima mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat atau Secapa AD Bandung yang sembuh dari Covid-19 bertambah empat orang.

    "Hasil Lab PCR dari swab kedua pasien di Secapa AD sampai pagi ini ada empat pasien lagi yang dinyatakan negatif," kata Kepala Dinas Penerangan AD Brigadir Jenderal TNI Nefra Firdaus dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 21 Juli 2020.

    Dengan bertambahnya pasien sembuh itu, maka jumlah pasien positif di Secapa kini berjumlah 836 orang dan yang sembuh 472 orang. Sebelumnya, jumlah pasien yang dinyatakan positif di sana berjumlah 1.308 orang.

    Dari 836 pasien positif Covid-19 di Secapa AD tersebut, 12 orang masih dirawat di RS TNI AD Dustira, Bandung. "Sedangkan 824 lain-nya berada di Secapa AD (isolasi) tanpa keluhan apapun," kata Nefra.

    Secapa TNI AD Bandung menjadi klaster baru penularan Covid-19. Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan terungkapnya penghuni yang tertular Covid-19 terjadi tidak disengaja.

    Andika menjelaskan klaster Secapa TNI AD berawal dari dua perwira siswa yang berobat di Rumah Sakit Dustira di Kota Cimahi. “Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang atau HMP. Tapi ternyata saat mereka di-swab dan positif,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto