Pemerintah Pastikan Thermal Gun Aman untuk Ukur Suhu Tubuh

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan menggunakan Thermometer Infrared melakukan pengukuran suhu badan anggota Kepolisian, sebelum menjalankan tugas pengamanan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020. KPK meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap setiap pegawai, tersangka, saksi dan tamu, sebagai tindakan preventif pencegahan penyebaran Covid-19, yang dilakukan sampai kondisi di Indonesia dinyatakan bebas dari Virus Corona. TEMPO/Imam Sukamto

    Petugas keamanan menggunakan Thermometer Infrared melakukan pengukuran suhu badan anggota Kepolisian, sebelum menjalankan tugas pengamanan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020. KPK meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap setiap pegawai, tersangka, saksi dan tamu, sebagai tindakan preventif pencegahan penyebaran Covid-19, yang dilakukan sampai kondisi di Indonesia dinyatakan bebas dari Virus Corona. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, memastikan penggunaan thermal gun sebagai alat ukur suhu tubuh manusia aman. "Alat thermal gun aman digunakan," ujar Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Youtube BNPB, pada Senin, 20 Juli 2020.

    Yurianto menjelaskan thermal gun hanya mengukur suhu tubuh dengan pancaran radiasi sinar inframerah saja. "Tidak menggunakan sinar laser, tidak menggunakan sinar radioaktif semacam xray, hanya inframerah," kata dia.

    Sebelumnya banyak masyarakat yang mempertanyakan informasi mengenai bahaya dan efek samping penggunaan thermal gun yang disebut-sebut dapat merusak struktur otak manusia

    Ia pun menyayangkan kabar seperti ini yang menghantui masyarakat. "Ini akan membahayakan semua orang, justru kontraproduktif agar penularan (Covid-19) tidak terjadi. Oleh karena itu jangan mudah terpengaruh," ucap Yurianto.

    Yurianto meminta masyarakat agar dapat menyikapi suatu informasi dengan cara yang benar, sehingga tidak akan terhasut dengan informasi yang salah.

    "Saudara-saudara, ikuti informasi ini dengan cara yang benar. Kesulitan ini tidak usah ditambah dengan berita-berita yang menyesatkan. Karena ini akan membuat masyarakat semakin panik. Oleh karena itu, inilah yang harus kami jelaskan," kata Yurianto menanggapi isu seputar thermal gun.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.