Dana Kemenhan di Rekening Orang, Ini Kata Jubir Prabowo Subianto

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selain rantis 4x4 Maung, Prabowo menyaksikan sebuah mobil jenis buggy off road militer berkapasitas dua orang dalam kunjungannya ke PT Pindad. Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose tampak berdiri di samping Prabowo. Twitter/Prabowo Subianto

    Selain rantis 4x4 Maung, Prabowo menyaksikan sebuah mobil jenis buggy off road militer berkapasitas dua orang dalam kunjungannya ke PT Pindad. Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose tampak berdiri di samping Prabowo. Twitter/Prabowo Subianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sebesar Rp48 miliar yang dikelola oleh rekening pribadi. Menurut Dahnil, dana miliaran itu dialokasikan untuk kegiatan dari para atase Kementerian Pertahanan pimpinan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

    Para atase yang bertugas di berbagai belahan dunia ini, kata Dahnil, membutuhkan pengiriman dana kegiatan yang segera dan cepat dalam melaksanakan tugas mereka. Untuk mempermudah proses kegiatan para atase pertahanan di luar negeri, maka secara administrasi dilakukan pengiriman langsung ke rekening pribadi. Temuan itu menurut BPK untuk kegiatan 2019.

    "Sejatinya proses izin pembukaan rekening dinas atase sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Semua juga sudah dijelaskan lengkap kepada auditor BPK dengan terang dan jelas," ujar Dahnil Anzar.

    Sebelumnya, BPK merilis Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2019. Dalam laporan itu BPK menemukan permasalahan terkait dengan pengelolaan kas dan rekening pemerintah.

    LHP LKPP 2019 pengelolaan dana melalui rekening pribadi ini nilainya bahkan mencapai angka Rp71,78 miliar yang bersumber dari lima kementerian dan lembaga. Salah satunya adalah Kemenhan.

    "Terkait itu, semua sudah dijawab oleh pihak Irjen Kemhan kepada BPK dengan rinci dan jelas sehingga opini LHP Kementerian Pertahanan mendapat predikat WTP," kata Dahnil Anzar.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.