PDIP Usung Gibran Jokowi di Pilkada Solo 2020

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Balon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka (berpeci pakaian putih) saat di tengah para pedagang burung dalam acara blusukan di Pasar Burung Depok Manahan Banjarsari Solo, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

    Balon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka (berpeci pakaian putih) saat di tengah para pedagang burung dalam acara blusukan di Pasar Burung Depok Manahan Banjarsari Solo, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengusung pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota dalam Pilkada Solo 2020.

    Ketua DPC PDIP Kota Solo, Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo mengonfirmasi informasi tersebut di beberapa media. Tempo juga memperoleh salinan surat rekomendasi bercap logo banteng.

    "Ya kalau sudah dapat surat itu dan sudah ada pernyataan dari Pak Rudyatmo, ya berarti memang itu 100 persen. Jelas Gibran Rakabuming dan Teguh yang akan diusung," ujar Bendahara DPC PDIP Solo, Joni Sofyan Erwandi saat dihubungi Tempo pada Kamis, 16 Juli 2020.

    Gibran merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sedangkan Teguh Prakosa merupakan kader senior PDIP yang sebelumnya  menjabat sebagai Ketua DPRD Surakarta periode 2014—2019.

    PDIP secara resmi akan mengumumkan para bakal calon usungan partai di Pilkada 2020 pada Jumat, 17 Juli 2020. Salah satunya adalah rekomendasi untuk Pilkada Solo.

    Sebab dalam situasi pandemi, pengumuman rekomendasi akan digelar secara telekonferensi dari Jakarta dan beberapa daerah yang mendapat rekomendasi. Telekonferensi akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

    Rencananya, para calon yang akan diberikan rekomendasi diminta berkumpul di kantor DPD PDIP di masing-masing daerah. Mereka akan menerima rekomendasi di kantor DPD daerah masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.