Sakit, Brigjen Prasetyo Utomo Absen dari Upacara Copot Jabatan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan saat konferensi pers kasus pembobolan Bank BNI oleh Marie Pauline Lumowa di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan saat konferensi pers kasus pembobolan Bank BNI oleh Marie Pauline Lumowa di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta- Brigjen Prasetyo Utomo resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. Upacara pencopotan jabatan itu dilaksanakan di Aula Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis sore, 16 Juli 2020.

    Namun, Prasetyo tak hadir dalam upacara ini lantaran sakit dan tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tanda tangan pencopotan itu diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Brigadir Jenderal Adi Cahyo Hurip Mulyono.

    "Yang bersangkutan sakit maka upacara pencopotan jabatan ini diwakilkan," ujar Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Listyo kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusinya. Ia berjanji bakal terus mengusut soal penerbitan surat jalan Joko Tjandra hingga hilangnya red notice atas nama buron kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp 904 miliar dari data Interpol itu.

    "Kami akan secara tegas menindak anggota yang melakukan pelanggaran. Ini juga merupakan peringatan bagi seluruh anggota. Kejadian ini tidak boleh terulang. Bagi yang tidak sanggup, saya minta dari sekarang untuk mundur," ucap Listyo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.