Bertemu KPK, Bawaslu Bahas Politik Uang di Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar saat mengikuti sidang penetapan syarat pemilih dalam pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar saat mengikuti sidang penetapan syarat pemilih dalam pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaAnggota Badan Pengawas Pemilu, Fritz Edward Siregar, mengunjungi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fritz datang untuk membahas kerja sama antara Bawaslu dengan KPK dalam memberantas politik uang di Pilkada 2020.

    “Tadi saya hadir dalam diskusi dengan KPK, terkait bagaimana penanganan politik uang di Pilkada 2020. Bagaimana strategi-strategi Bawaslu, dan bagaimana indeks kerawanan Pilkada,” ujar Fritz, di halaman depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

    Fritz juga membahas indeks kerawanan Pemilu yang dibuat oleh KPK dan melihat hubungannya dengan para inkumben. Selain itu, ada juga kajian mengenai kasus-kasus politik uang yang terjadi di Pemilu tahun 2019 lalu dan hubungannya dengan partai-partai politik tertentu.

    Kepada KPK, Fritz menjelaskan hambatan-hambatan yang selama ini dialami Bawaslu dalam menangani tindak pidana politik uang pada Pemilu.

    “Banyak diskusi soal data. Data-data yang selama ini dikumpulkan oleh Bawaslu terkait dengan penegakan politik uang yang selama ini terjadi. Jadi, mengacu pada data Pilkada 2018 sama Pilkada 2019,” ujar Fritz.

    ACHMAD HAMUDI ASSEGAF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.