Ada Rp 170 Triliun di Bank, Jokowi Minta Pemda Ngegas Belanja

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) meninjau lahan yang akan dijadikan

    Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) meninjau lahan yang akan dijadikan "Food Estate" atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis 9 Juli 2020. Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga segera membelanjakan anggaran guna menggenjot laju perekonomian di kuartal III. Jokowi menyatakan ada dana sebesar Rp 170 triliun milik pemerintah daerah yang tersimpan di bank. 

    "Gede sekali ini. Saya sekarang cek harian. Kementerian saya cek harian, berapa realisasi, ketahuan semuanya. Kemarin saya ulang lagi, ini enggak ada peningkatan," ujar Jokowi dalam pidatonya saat rapat tertutup dengan para gubernur di Istana Bogor, Rabu, 15 Juli 2020 dikutip dari laman Setkab.go.id.

    Jokowi menuturkan di tengah pandemi Covid-19 semua negara hanya bisa berharap dari belanja pemerintah. Sebab, investasi swasta tidak bisa diharapkan lagi. Menurut presiden, sektor investasi diprediksi mengalami kontraksi hingga minus pertumbuhannya. 

    "Semua negara hanya satu yang diharapkan, yaitu belanja pemerintah, spending kita, belanja pemerintah. Oleh sebab itu, jangan sampai ada ngerem. Kalau ekonomi di provinsi Bapak-Ibu semuanya ingin cepat pulih, belanja semuanya harus dipercepat," ujar Jokowi.

    Di Kuartal II ini, Jokowi menyebut, kemungkinan pertumbuhan ekonomi bisa minus ke 4,3 persen. Oleh sebab itu, ia berharap di kuartal ketiga ekonomi bisa digenjot dengan belanja pemerintah, salah satunya pemerintah daerah, sehingga dapat menaikkan konsumsi domestik.

    "Momentumnya adalah di Juli, Agustus, dan September, kuartal ketiga. Kalau kita enggak bisa mengungkit di kuartal ketiga, jangan berharap kuartal keempat akan bisa, sudah. Harapan kita hanya ada di kuartal ketiga," ujar Jokowi.

    DEWI NURITA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.