Undangan Liputan Menteri Susi, AJI: Wartawan Tidak Terima Uang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asnil Bambani dan Afwan Purwanto terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris AJI Jakarta periode 2018-2021

    Asnil Bambani dan Afwan Purwanto terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris AJI Jakarta periode 2018-2021

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta telah menggelar rapat klarifikasi terhadap nama-nama anggota AJI Jakarta yang tercantum dalam daftar wartawan yang melakukan kunjungan ke luar negeri yang diundang Menteri Susi Pudjiastuti.

    Berdasarkan hasil rapat, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta Asnil Bambani mengatakan dua anggota AJI Jakarta, Arif Zulkifli dan Rina Widiastuti, tidak menerima uang tunai selama kunjungan tersebut. “Adapun Jajang Jamaluddin bahkan tidak ikut kunjungan dan tidak menerima uang tunai,” kata Asnil dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Juli 2020.

    Terkait penerimaan uang, Asnil mengatakan telah menjadi salah satu standar minimal atau kode etik yang tidak boleh dilanggar anggota AJI Jakarta saat melakukan perjalanan dinas bersama narasumber. “Hal itu merupakan bagian dari upaya menjaga independensi, selain tidak ada kewajiban menulis, favoritisme, dan lain-lain,” katanya.

    Daftar jurnalis yang memenuhi undangan perjalanan luar negeri bersama Menteri Kelautan dan Perikanan 2014-2019, Susi Pudjiastuti, viral di media sosial. Munculnya daftar itu juga membuka tafsir bahwa nama-nama jurnalis yang tercantum menerima uang.

    Anggota AJI Jakarta yang namanya dalam daftar adalah Arif Zulkifli, Jajang Jamaluddin, dan Rina Widiastuti. Semuanya merupakan jurnalis Majalah Tempo.

    Menurut Asnil, undangan kunjungan perjalanan luar kota maupun luar negeri yang dibiayai pengundang bukanlah yang ideal. Pengundang dan perusahaan seharusnya membatasi praktik tersebut. Pengecualian diberikan untuk kondisi darurat atau demi kepentingan publik yang nyata.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.