Terima Tawaran Khofifah, 11 Santi Gontor Dipindah ke RS Darurat

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretariat Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor (IKPM) Cabang Batam menggelar Rapid Test untuk ratusan santri Pondok Modern Gontor yang akan balik ke Gontor. Foto/Facebook

    Sekretariat Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor (IKPM) Cabang Batam menggelar Rapid Test untuk ratusan santri Pondok Modern Gontor yang akan balik ke Gontor. Foto/Facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 11 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 2 yang terinfeksi Covid-19 menjalani perawatan Rumah Sakit Lapangan (Darurat) Jalan Indrapura, Surabaya, Ahad, 12 Juli 2020.

    Mereka sebelumnya dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harjono Ponorogo. Namun, 11 santri dipindahkan atas tawaran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

    “Karena ini merupakan tawaran dari Ibu Gubernur, maka kami tidak enak hati jika menolak tawaran tersebut,” kata juru bicaea Satgas Covid-19 Gontor, M. Adib Fuadi Nuriz, dalam keteranan tertulisnya, Selasa, 14 Juli 2020.

    Jika terdapat pasien positif lagi di lingkungan pondok, Adib mengatakan akan dimusyawarahkan apakah dibawa ke Surabaya atau di Ponorogo sementara waktu.

    Para santri yang dirawat di Surabaya kini berada dalam kondisi baik dan gembira. Salah satu pengantar, Ustaz Soleh, mengatakan bahwa mereka terjaga baik dengan asupan makanan maupun suplemen vitamin yang diberikan petugas kesehatan agar tak terpapar Covid-19.

    “Setiap pagi anak-anak kita berolahraga dan dibimbing langsung oleh tenaga kesehatan Rumah Sakit," kata Soleh.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.