Wakapolda Papua: Tanpa Puspom, BAP Kasus Theys Tak Diberikan!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jayapura:Wakil Kepala Polda Papu Brigjen Pol. Raziman Tarigan mengingatkan supaya penyidik dari Pusat Polisi Militer (Puspom) dilibatkan dalam tim independen untuk mengusut kematian Theys Hiyo Elluay. Pasalnya, indikasi-indikasi kuat mengarahan kasus itu pada keterlibatan anggota Satgas Tribuana Kopassus yang bermarkas di Hamadi. Hanya polisi militer, jelas Raziman, yang punya kewenangan hukum untuk mengusut keterlibatan oknum militer dalam perkara pidana. Polisi tidak bisa. “Itu sebabnya kami tidak menyerahkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) kasus Theys kepada polisi militer di Papua. Sebab, memang sudah jelas indikasi keterlibatan Kopassus,” ujar Raziman kepada Tempo News Room di Jayapura, Kamis (17/1). Karena itu, jelasnya, Polda Papua meminta agar penyidik dari Puspom di Jakarta dilibatkan dalam tim independen. Bukan dari Polisi Militer Kodam XVII/Trikora. Malahan Raziman mengancam, “Kalau dalam tim independen tak ada polisi militer dari pusat, kami tak akan mau memberikan BAP kasus Theys ini.” Ia berpendapat, selain penyidik Puspom, tim independen juga harus mencakup tokoh gereja di Papua, masyarakat, LSM, dari Polri dan Komnas HAM. Gabungan dari berbagai unsur ini untuk menjaga obyektivitas penyidikan. (Cunding Levi)

     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.