Kubu Tommy Soeharto Anggap Munaslub Berkarya Ilegal dan Lucu

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Komandan Kopassus TNI Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Mantan Komandan Kopassus TNI Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu Tommy Soeharto menganggap Musyawarah Nasional Luar Biasa yang digelar Badaruddin Andi Picunang cs sebagai forum ilegal. Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy mengatakan acara itu sudah dibubarkan langsung oleh Tommy sebelum dimulai.

    "Munaslub dari mana? Toh kemarin kan acara ilegal tersebut sudah dibubarkan langsung oleh ketua umum kami, Pak Tommy Soeharto," kata Vasco kepada Tempo, Ahad, 12 Juli 2020.

    Vasco mengatakan partai memiliki aturan untuk menggelar kegiatan yang mengatasnamakan partai, termasuk Munaslub. Ia mengatakan aturan-aturan itu ada dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga partai.

    "Bukan seenaknya begitu. Pesertanya siapa, penyelenggaranya apa, dan atas dasar apa. Itu kan enggak jelas," kata Vasco.

    Menurut Vasco, Partai Berkarya sebelumnya telah menggelar rapat pleno dan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang dihadiri seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara pimpinan wilayah seluruh Indonesia.

    Dia menyebut, dalam forum itu seluruh pimpinan daerah jelas meminta agar oknum yang ingin memecah belah partai diberhentikan. Pleno dan Rapimnas itu digelar pada Rabu lalu, 8 Juli 2020.

    "Lucu ah, apalagi oknum-oknumnya kan juga sudah diberhentikan sebelumnya di Pleno dan Rapimnas. Jadi ya sudah tidak berhak mengatasnamakan partai," ujar dia.

    Munaslub Berkarya itu digelar oleh Presidium Penyelamat Partai Berkarya yang terbentuk Maret lalu. Menurut Ketua Munaslub, Badaruddin Andi Picunang, Munaslub tetap terselenggara kendati dibubarkan oleh Tommy Soeharto sebelum acara dimulai. Acara itu kemudian memilih Muchdi Pr sebagai Ketua Umum berkarya.

    Badaruddin mengatakan acara dipindah ke markas Presidium Penyelamat Partai Berkarya. Dia mengklaim forum itu diikuti 30 DPW dan 370 DPD dan digelar secara langsung serta daring.

    Menurut Vasco, beberapa orang yang tadinya tergabung dalam Presidium Penyelamat Partai Berkarya itu sudah kembali ke kubu Tommy. Termasuk Ketua Presidium Ahmad Gusro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.