KASAD Sebut 289 Staf dan Keluarga di Secapa AD Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menyambut kedatangan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand General Apirat Kongsompong saat tiba di Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh, Aceh, Selasa 14 Desember 2020. Kunjungan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand itu dalam rangka penandatanganan empat tahun Implementing Arrangement kelanjutan kerja sama dengan TNI AD periode 2020-2023 di bidang pendidikan militer, serta pertemuan dengan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terkait keberhasilan pemerintah Indonesia dalam penyelesaian konflik di Aceh. REUTERS/Panu Wongcha-um

    Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menyambut kedatangan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand General Apirat Kongsompong saat tiba di Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh, Aceh, Selasa 14 Desember 2020. Kunjungan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand itu dalam rangka penandatanganan empat tahun Implementing Arrangement kelanjutan kerja sama dengan TNI AD periode 2020-2023 di bidang pendidikan militer, serta pertemuan dengan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terkait keberhasilan pemerintah Indonesia dalam penyelesaian konflik di Aceh. REUTERS/Panu Wongcha-um

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut ada 1.280 orang di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

    "Dari 1,280 itu, 991 adalah perwira siswa. Sedangkan sisanya 289 adalah staf atau anggota beserta keluarganya," ujar Andika dalam akun YouTube resmi TNI AD pada Ahad, 12 Juli 2020.

    Dia menambahkan ada enam anggota keluarga dari 289 orang staf atau anggota yang ikut terinfeksi Covid-19.

    Selain di Secapa AD, Andika mengatakan, ada 101 prajurit di Pusat Pendidikan Militer, Cimahi, yang juga positif Covid-19. "101 itu terdiri dari 25 staf dan anggota, sisanya 76 adalah siswa," kata Andika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.