Gubernur Klaim Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jawa Timur Tinggi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. ANTARA

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di tingkat provinsi meningkat selama dua pekan terakhir. "Dari data yang ada, sejak 25 Juni sampai 9 Juli, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 2.150 orang," kata Khofifah, Sabtu, 11 Juli 2020.

    Sementara sejak Maret sampai dengan 24 Juni jumlah pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 3.429 orang. "Bahkan, pada dua hari terakhir tingkat kesembuhan di Jawa Timur ini tertinggi di Indonesia," tutur dia.

    Gubernur Khofifah mengatakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesembuhan, yaitu melaksanakan testing, tracing dan juga treatment"Jadi ada tiga T, kalau sudah testing, kemudian rapor tes reaktif, siap di-tracing baru kemudian treatment. Saya kira intervensi itu yang dilakukan," katanya.

    Merujuk peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh, di Kabupaten Sidoarjo misalnya, menunjukkan tren kesembuhan yang cukup banyak selama tiga hari terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan petugas menggunakan pendekatan dari badan kesehatan dunia WHO yang terbaru untuk mencatat jumlah pasien Covid-19. 

    "Kami menggunakan pendekatan WHO, yaitu tes usap yang cukup sekali saja jika hasilnya negatif dan tidak ada gejala maka orang itu bisa dikatakan sembuh," kata dia.

    Dengan pendekatan itu maka akan ada peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh. "Namun demikian, kami tetap meminta kepada masyarakat supaya mereka tetap menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, sering cuci tangan dan menggunakan masker saat mereka keluar rumah," tutur Syaf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.