Prabowo Minta Swab Massal Prajurit TNI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penunjuk arah menuju Secapa TNI AD di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Dinas Kesehatan Jawa Barat memperkirakan lebih dari 200 siswa di sekolah calon perwira tersebut terpapar Covid-19. TEMPO/Prima mulia

    Penunjuk arah menuju Secapa TNI AD di Hegarmanah, Bandung, Kamis, 9 Juli 2020. Dinas Kesehatan Jawa Barat memperkirakan lebih dari 200 siswa di sekolah calon perwira tersebut terpapar Covid-19. TEMPO/Prima mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta tes swab massal dilakukan bagi prajurit TNI. Hal ini ia minta pasca terjadinya penyebaran Covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa TNI AD) Hegarmanah, Kota Bandung.

    "Terkait dengan hal tersebut, Pak Prabowo meminta ada tes swab massal memang kepada seluruh Prajurit TNI, agar semuanya selalu siap sedia menjalankan tugas, apalagi saat ini TNI menjadi salah satu ujung tombak penanganan Covid-19 di lapangan" ujar Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dihubungi, Jumat, 10 Juli 2020.

    Dahnil mengatakan peran TNI sangat vital. Terlebih di saat pandemi Covid-19, TNI banyak dilibatkan untuk ikut membantu penanggulangan krisis ini di berbagai daerah di Indonesia.

    "Prajurit TNI banyak turun terlibat langsung dalam penanganan Covid-19, termasuk yang di Wisma Atlet dan di banyak tempat lainnya," kata Dahnil.

    Ia menyebut sebenarnya tes massal ini sudah mulai dilakukan di beberapa lokasi. Namun dengan adanya kasus ini, Dahnil mengatakan Prabowo meminta pemeriksaan yang lebih menyeluruh.

    "Beberapa kali sudah dilakukan di beberapa unit dan kesatuan, beliau minta bisa dilakukan secara berkesinambungan dan lebih luas," kata Dahnil.

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto sebelumnya mengatakan bahwa total ada 1.262 kasus positif Covid-19 di Secapa TNI AD. Sebanyak 17 orang mesti dirawat di rumah sakit. Belakangan kondisi mereka dilaporkan membaik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.