Terkait Bantuan Mahasiswa, Ini Penjelasan Tim Gugus Tugas Pasangkayu

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Sekretariat Gugus Tugas Muhammad Hatta.

    Sekretaris Sekretariat Gugus Tugas Muhammad Hatta.

    INFO NASIONAL-- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasangkayu angkat bicara terkait bantuan untuk mahasiswa Pasangkayu yang lagi kuliah di luar daerah, dan ramai di media sosial.

    Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, menyampaikan bantuan untuk mahasiswa Pasangkayu yang menempuh pendidikan di luar Pasangkayu bukan lagi dalam bentuk sembako, tetapi dalam bentuk voucher pulsa, nilainya Rp 200 ribu per orang.

    Nilai itu berdasarkan kesepakatan bersama antara tim Gugus Tugas dengan perwakilan pengurus lembaga-lembaga mahasiswa yang ada.

    "Belum disalurkan karena masih proses verifikasi nomor hand phone masing-masing mahasiswa. Ini yang bikin agak lama, mendeteksi dan memastikan bahwa nomor yang diserahkan oleh adik-adik mahasiswa sudah sesuai. Jangan sampai nomornya sudah berganti atau tidak aktif. Mudah-mudahan pekan depan sudah bisa disalurkan. Berdasarkan data kami ada 424 mahasiswa penerima bantuan," kata Kabag Pemerintahan Pemkab Pasangkayu itu, Jumat, 10 Juli 2020.

    Sementara Sekretaris Gugus Tugas, Firman, ikut meluruskan persepsi publik tentang bantuan mahasiswa ini. Kata dia, bantuan untuk mahasiswa Pasangkayu yang berada diluar daerah itu, berangkat dari keprihatinan Bupati Agus Ambo Djiwa terhadap para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di daerah lain pada masa pandemi. Sekaligus bentuk apresiasi bagi mahasiswa yang tidak mudik lebaran.

    "Bantuan yang bakal disalurkan pada awalnya berupa paket sembako, namun dalam perjalanannya, para perwakilan pengurus lembaga mahasiswa meminta bantuan itu diubah menjadi voucher pulsa. Mereka menilai lebih efektif dan tepat guna," ujar Firman. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Febri Diansyah dan Jumlah Mereka yang Pamit dari KPK 5 Tahun Terakhir

    Mantan Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri. Selama 5 tahun terakhir, berapa pegawai yang pamit?