Bareskrim Periksa Maria Pauline Lumowa Setelah Lewati 2 Tahapan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buronan pembobol kredit BNI sebesar 1,7 Triliun, Marie Pauline Lumowa saat tiba di Ruang VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 9 Juli 2020. Maria Pauline Lumowa dikenal setelah skandal pembobolan Bank BNI yang mencuat pada 2002.  TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Buronan pembobol kredit BNI sebesar 1,7 Triliun, Marie Pauline Lumowa saat tiba di Ruang VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 9 Juli 2020. Maria Pauline Lumowa dikenal setelah skandal pembobolan Bank BNI yang mencuat pada 2002. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaKepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan bahwa Maria Pauline Lumowa sementara ini sedang beristirahat, dan Bareskrim Polri ingin memastikan Maria dalam kondisi sehat sebelum menjalani proses pemeriksaan.

    Argo mengatakan bahwa sementara ini Maria Lumowa sedang beristirahat di Bareskrim, karena masih mengalami kelelahan usai perjalanan panjang dari Serbia. “Jadi Serbia ke Indonesia itu lama, tidak singkat. Tentunya yang bersangkutan mengalami jetlag,” ujar Arg0, di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2020.

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa baru sampai di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.00 WIB, dibawa oleh rombongan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

    Yuwono mengatakan, Bareskrim tetap melaksanakan protokol kesehatan. Maria Lumowa baru akan diperiksa setelah ia dipastikan sehat oleh dokter.

    “Jadi kita juga menerapkan protokol kesehatan. Yang bersangkutan juga kita lakukan rapid test, dan negatif hasilnya. Kemudian kita lakukan swab, kita masih menunggu hasilnya,” ujar Yuwono.

    ACHMAD HAMUDI ASSEGAF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.