Hari Ini Kasus Covid-19 Tembus 2.657, Jokowi: Ini Lampu Merah

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat ini digelar setelah diunggahnya video saat Presiden memperingatkan kabinetnya terkait penanganan Covid-19. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat ini digelar setelah diunggahnya video saat Presiden memperingatkan kabinetnya terkait penanganan Covid-19. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mewanti-wanti pertambahan jumlah kasus positif Covid-19 yang kian melonjak dari ke hari. Per hari ini, pertambahan kasus Covid-19 tembus 2.657.

    "Perlu saya ingatkan, ini saya kira sudah lampu merah lagi. Hari ini secara nasional kasus positif ini tinggi sekali hari ini, 2.657," ujar Jokowi via telekonferensi dari Posko Penanganan Covid-19 Kalteng di Palangka Raya, Kamis, 9 Juli 2020.

    Jokowi meminta semua daerah berhati-hati dan tetap mengendalikan kasus virus Corona, termasuk Provinsi Kalimantan Tengah yang kasusnya terbilang masih sedikit. Berdasarkan data yang diterima, ada tambahan 23 kasus virus Corona hari ini di Kalteng (kumulatif 1.096). Jumlah total pasien sembuh sebanyak 484 dan pasien meninggal sebanyak 65 di Kalteng.

    "Tetapi kalau angka yang masih kecil ini tidak dikendalikan baik, manajemen krisis tidak dilakukan, rakyat tidak diajak untuk kerja sama-sama, hati-hati, angka yang tadi saya sampaikan bisa bertambah banyak," kata Jokowi.

    Jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia per Kamis, 9 Juli 2020 telah mencapai 70.736 kasus. Angka tersebut berasal dari adanya penambahan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 2.657 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.