Persiapan New Normal, Pemkab Pasangkayu Buka Rembuk Pendidikan Tingkat Kabupaten

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu menggelar rembuk pendidikan tingkat kabupaten. Berlangsung disalah satu aula hotel di Pasangkayu, Kamis 9 Juli 2020.

    Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu menggelar rembuk pendidikan tingkat kabupaten. Berlangsung disalah satu aula hotel di Pasangkayu, Kamis 9 Juli 2020.

    INFO NASIONAL- Menyiapkan pendidikan di masa pandemi dan memasuki New Normal, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasangkayu menggelar rembuk pendidikan tingkat kabupaten, yang berlangsung disalah satu aula hotel di Pasangkayu, Kamis, 9 Juli 2020.

    Kegiatan yang dihadiri oleh 135 orang Kepala Sekolah (Kepsek) SD, 48 orang Kepsek SMP dan, 25 orang pengawas ini dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Firman yang mewakili Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa.

    Dalam kesempatan itu, Firman menyampaikan sejumlah harapan Bupati kepada para tenaga pendidik se-Pasangkayu. Diantaranya, meminta para guru bisa mencetak generasi yang unggul, yang memiliki keterampilan khusus. Dalam rangka menjawab tantangan global dengan sistem yang serba digital.

    Diharapkan para guru bisa merumuskan model mengajar di masa Pandemi saat ini.  Mengkolaborasi model mengajar sistem daring dan luring secara baik. "Harapan bapak Bupati ada pada guru. Peningkatan kapasitas guru secara perlahan juga terus dilakukan Pemkab. Kemudian program retrieval juga terus dilanjutkan. Bagaimana mendeteksi anak-anak putus sekolah, untuk disekolahkan kembali," tuturnya.

    Menurut Firman sebentar lagi ibu kota baru akan pindah di Kalimantan. Pasangkayu memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga.

    "Nah kalau SDM kita tidak siap untuk berkompetisi, jangan salahkan kalau orang-orang luar yang masuk dan mengambil kesempatan itu. Sebab nanti begitu banyak peluang tercipta. Kita bakal membangun pelabuhan bertaraf nasional yang merupakan bagian dari proyek ALKI II (Alur Laut Kepulauan Indonesia)," ucapnya. (*)



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.