Presiden Joko Widodo Beli Sapi Kurban Seberat 1 Ton di Bantul

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi melihat sapi miliknya yang disumbangkan ke pengurus Kebun Raya Bogor, 11 Agustus 2019. Sapi kurban tersebut berjenis peranakan Ongole seberat 1 ton. TEMPO/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi melihat sapi miliknya yang disumbangkan ke pengurus Kebun Raya Bogor, 11 Agustus 2019. Sapi kurban tersebut berjenis peranakan Ongole seberat 1 ton. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo atau Jokowi membeli seekor sapi dengan berat sekitar satu ton dari seorang peternak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sapi ini rencananya akan menjadi hewan kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah.

    "Ditjen Peternakan Kesehatan Hewan Kementan mencari sapi untuk kurban Pak Jokowi, kebetulan di Bantul ada tiga yang diseleksi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Joko Waluyo, Selasa, 7 Juli 2020

    Menurut dia, tiga sapi kurban milik peternak di Bantul yang diseleksi itu berada di Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu,  Kecamatan Pajangan, dan Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret.

    "Setelah dicek oleh teman-teman Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta yang lolos satu, di Sedayu. Sudah clear, tapi mau dipotong di mana kami tidak tahu, yang jelas Presiden Jokowi sudah membeli sapi dari Bantul satu ekor," katanya.

    Menurut dia, peternak di Sedayu  yang beruntung terpilih untuk menjual sapi kepada Presiden adalah Rika di Dusun Karangasem, Desa Argomulyo. Jenis sapi yang dibeli adalah simmental dengan berat sekitar satu ton.

    Dia mengatakan untuk memastikan kondisi sapi kurban memenuhi syarat hingga disembelih pada Idul Adha nanti, Dinas Pertanian akan rutin memantau. Bahkan dalam waktu dekat tim akan memantau tempat penampungan ternak termasuk di Sedayu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.