Covid-19 di Jatim Tertinggi, 5 Provinsi Nihil Penambahan Kasus

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta-Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan bahwa Jawa Timur masih menjadi daerah tertinggi dalam penambahan kasus baru positif Covid-19 hari ini, Selasa, 7 Juli 2020. “Jawa Timur melaporkan 280 kasus baru, dan 118 kasus sembuh,” kata Yurianto dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB.

    Setelah Jawa Tumur, Sulawesi Selatan menjadi daerah kedua dengan 218 kasus baru dan 45 orang sembuh. DKI Jakarta berada di urutan ketiga dengan 190 kasus baru positif Covid-19 dan 241 orang sembuh.

    Jawa Tengah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 140 orang dan 50 orang sembuh. Kemudian penambahan kasus positif di Jawa Barat tercatat sebanyak 79 orang, dan 45 orang telah sembuh.

    Achmad Yurianto berujar bahwa ada 19 provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10 orang. Bahkan, lima provinsi nihil penambahan kasus. “Yaitu Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Lampung, dan NTT,” katanya.

    Penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hari ini tercatat sebesar 1.268. Sehingga, kata Achmad Yurianto akumulasi kasus positif saat ini menjadi 66.226 kasus.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.