Kapal Tenggelam di Pukuafu, Korban Tewas Bertambah Satu Orang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images

    Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Badan SAR Nasional kembali menemukan satu orang korban kecelakaan Kapal Motor Kasih 25 yang tenggelam di Perairan Pukuafu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi 7 Juli 2020. Hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan kapal tenggelam tersebut menjadi empat orang.

    "Korban ini ditemukan di ujung Pulau Semau pada pagi tadi sekitar pukul 08.20 WITA," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Komisaris Besar Johannes Bangun di Kupang, mengenai hasil pencarian korban kecelakaan kapal di Perairan Pukuafu, Kabupaten Kupang.

    Menurut dia, perempuan korban kecelakaan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di ujung Pulau Semau pada Selasa telah dievakuasi di Kapal Navigasi SAR Antareja Kupang. Petugas penyelamat masih melanjutkan upaya untuk menemukan korban kecelakaan KM Kasih 25.

    Kapal tersebut mengalami kecelakaan di Perairan Pukuafu saat berlayar dari Tablolong, Kabupaten Kupang, menuju Kabupaten Rote Ndao pada Minggu 5 Juli 2020. Menurut data tim SAR Kupang, pada Senin sebanyak 19 korban kecelakaan KM Kasih 25 sudah diselamatkan, tiga korban kecelakaan ditemukan meninggal dunia, dan tujuh orang masih dalam pencarian.

    ADVERTISEMENT

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.