Prabowo Tertawa Ditanya soal Reshuffle Kabinet

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kertanegara IV, Jakarta, Senin, 6 Juni 2020. Airlangga datang bersama sejumlah petinggi partai beringin, di antaranya Wakil Ketua Umum Golkar Azis Syamsuddin, Nurul Arifin, Meutia Hadidz, dan Ketua DPP Golkar Adies Kadir. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kertanegara IV, Jakarta, Senin, 6 Juni 2020. Airlangga datang bersama sejumlah petinggi partai beringin, di antaranya Wakil Ketua Umum Golkar Azis Syamsuddin, Nurul Arifin, Meutia Hadidz, dan Ketua DPP Golkar Adies Kadir. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak mau bicara banyak saat ditanya pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait reshuffle kabinet. Dia tertawa mendengar pertanyaan wartawan.

    "Ha-ha-ha," respons Prabowo seusai pertemuan dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juli 2020.

    Prabowo dan Airlangga hanya tertawa sembari membalikkan badan, lalu berjalan menuju mobil Airlangga. Seusai mengantar Airlangga ke mobilnya, Prabowo juga kembali tak merespons pertanyaan wartawan.

    "Udah ya, bye," ujar Prabowo seraya melambaikan tangan dan masuk ke dalam rumahnya.

    Isu reshuffle kabinet mencuat setelah beredar video Presiden Joko Widodo memberi peringatan keras kepada para menterinya dalam rapat kabinet 18 Juni lalu. Dalam video yang beredar 28 Juni itu, Jokowi menyorot kerja kabinetnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

    Jokowi mengatakan ia tak segan melakukan langkah luar biasa, termasuk membubarkan lembaga hingga merombak kabinet. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyentil serapan anggaran yang masih rendah di bidan kesehatan, penyaluran bantuan sosial yang belum maksimal, hingga masalah stimulus untuk UMKM.

    "Langkah apapun yang extraordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita, untuk negara. Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle," kata Jokowi dalam sidang paripurna kabinet 18 Juni 2020 di Istana Negara. "Sudah kepikiran ke mana-mana saya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Meredakan Sakit Gigi Dengan Bahan Alami

    Rasa nyeri yang menusuk dari sakit gigi sangat menyiksa. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan bahan-bahan alami yang dapat diperoleh dengan mudah.