Sore Ini, Airlangga akan Bertamu ke Rumah Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tengah memberikan keterangan setelah menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai kerjasama antara Golkar dan Gerindra. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tengah memberikan keterangan setelah menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai kerjasama antara Golkar dan Gerindra. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada sore ini, Senin, 6 Juli 2020.

    Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan. "Silaturahmi saja," kata Wakil Ketua Umum Golkar Nurul Arifin melalui pesan singkat, Senin, 6 Juli 2020.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pertemuan tersebut sebagai kunjungan balasan Airlangga kepada Prabowo. Prabowo dan sejumlah petinggi Gerindra sebelumnya sudah berkunjung ke kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat pada Selasa, 15 Oktober 2019.

    "Benar (ada pertemuan). Kunjungan balasan dari Pak Airlangga ke Pak Prabowo," kata Dasco kepada wartawan, Senin, 6 Juli 2020.

    Baik Nurul maupun Dasco tak merinci lebih lanjut apa yang akan dibahas dalam pertemuan Airlangga dan Prabowo nanti. Namun belum lama ini, Airlangga juga menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di kantor DPP Golkar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.