Survei IPO: Publik Ingin Sandiaga Uno dan Ahok Masuk Kabinet

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prosesi penyerahan jabatan Menteri Pariwisata 2014-2019 Arief Yahya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2019-2024 Wishnutama Kusubandio di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Prosesi penyerahan jabatan Menteri Pariwisata 2014-2019 Arief Yahya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2019-2024 Wishnutama Kusubandio di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan publik memiliki harapan beberapa tokoh untuk masuk jajaran kabinet Indonesia Maju, jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi jadi rombak kabinet.

    Sejumlah mantan menteri yang diharapkan masuk kembali, ada pula tokoh-tokoh baru lain yang diharapkan masuk ke kabinet. Dengan persepsi tertinggi adalah Susi Pudjiastuti 37.2 persen, Arief Yahya 32.2 persen, dan Dahlan Iskan 31.4 persen. Nama lain yang pernah menjabat menteri pada periode sebelumnya, Rizal Ramli 28.8 persen dan Ignasius Jonan 27.1 persen.

    "Pada peringkat keenam, ada nama Sandiaga Uno dengan 25.0 persen disusul Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 22.6 persen," ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam diskusi daring, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Metode survei yang digunakan IPO adalah Wellbeing Purposive Sampling (WPS), dengan melihat komposisi jumlah populasi di tiap wilayah tersurvei. WPS memungkinkan pendapat publik tersimpan dengan model spiral majority, setiap surveyor mendistribusikan questionnaire sesuai kuota sebaran, yakni kepada responden yang memiliki relevansi dengan yang dinilai.

    ADVERTISEMENT

    Validitas data menggunakan triangulasi bertingkat, membandingkan antar data terinput, dengan analisis coder expert dan pengecekan ulang melalui wawancara via telepon sejumlah 20 persen dari total 1.350 responden tersebar di 30 Provinsi terpilih. Penentuan sampling error pada 3.54 persen dengan tingkat akurasi data dalam rentang maksimum 97 persen.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.