Penyalahgunaan Anak dalam Demo, KPAI: Pencegahan Jadi Prioritas

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Petugas Pengaman Demonstrasi/unjuk rasa/ Petugas Anti Huru-hara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Petugas Pengaman Demonstrasi/unjuk rasa/ Petugas Anti Huru-hara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati menyatakan tindakan pencegahan untuk menghindari penyalahgunaan anak saat demonstrasi harus menjadi memprioritaskan.

    Dia menanggapi rencana apel akbar organisasi kemasyarakatan Islam tentang komunisme yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2020.

    “Belajar politik tidak sama dengan ikut demonstrasi,” ujar Rita dalam telekonferensi KPAI sore tadi, Jumat, 3 Juli 2020.

    Rita mencontohkan upaya pencegahan yang dinilainya berhasil, seperti ketika Polres Jakarta Barat beberapa hari lalu mencegah kerumunan remaja yang hendak ikut unjuk rasa.

    "Para peserta yang masih anak-anak sebelum pulang diajak makan, ini termasuk upaya pencegahan."

    Rita menekankan pentingnya tindakan yang sinergis melalui imbauan kepada orang tua, sekolah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mencegah anak terlibat dalam demonstrasi. 

    KPAI juga menilai Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mesti berkoordinasi melalui dinas-dinasnya untuk pencegahan.


    WINTANG WARASTRI/JOBPIE S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.