Menteri Kesehatan Sidak Balai Kota Surabaya, Risma Kaget

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mencoba thermal scanner atau alat pemindai suhu tubuh dipasang di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/6/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mencoba thermal scanner atau alat pemindai suhu tubuh dipasang di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/6/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

    TEMPO.CO, Surabaya-Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota, Kamis, 2 Juli 2020. Kedatangan Terawan ke Balai Kota Surabaya awalnya tidak diketahui Risma karena tidak ada informasi jadwal kunjungan menteri.

    Terawan bergegas masuk Balai Kota. Risma yang tengah berada di Dapur Umum mengaku kaget dan bergegas menyusul. “Saya kanget Bapak rawuh (datang). Saya kok tidak diberi tahu. Jadi, ya, begini, sudah beberapa bulan saya ngantornya di luar begini (dapur umum),” kata Risma seperti dikutip dari siaran pers Pemkot Surabaya.

    Sambil tertawa, Terawan berujar bahwa kedatangannya memang bagian dari surprise (kejutan). Kepada Terawan, Risma lalu menjelaskan upaya yang telah dia lakukan dalam memutus mata rantai Covid-19 sambil melihat peta Kota Surabaya. "Kami punya petanya dan kami tahu sebarannya di mana saja. Sehingga  kalau ada warga yang tekonfirmasi, maka kami blokir lokal di wilayah itu,” kata dia.

    Risma juga melaporkan bahwa  protokol kesehatan di berbagai bidang semakin diperketat. Seperti yang terjadi di pasar tradisional. Menurutnya, pedagang dan pembeli wajib disiplin. Bahkan saat transaksi pembayaranpun, mereka tidak boleh bersentuhan fisik. “Setiap pedagang sudah melakukan transaksi keuangan pakai nampan supaya tak bersentuhan. Lalu ada tirai antara pedagang dan pembeli, agar aman,” ujarnya.

    Mendengar penjelasan Risma, Terawan tertarik untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu pasar. Ia pun mengajak Risma segera berangkat ke pasar. “Mari kalau gitu. Kita ke pasar sekarang. Ini tidak ada persiapan apa-apa lho, Pak,” ucap Risma sambil tertawa.

    Risma  mengajak Terawan ke Pasar Genteng.  Risma berkeliling menyusuri lorong demi lorong di pasar tersebut sambil mengingatkan pedagang menggunakan pengeras suara. Menurut Terawan, kinerja seperti inilah yang diminta Presiden Jokowi . “Ini kan sama seperti yang diminta Pak Presiden. Ini seperti operasi militer,” kata Menteri Kesehatan sambil memperhatikan peta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.