Positif Covid-19 Bertambah 1.624 Kasus, Ini 6 Provinsi Terbanyak

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan cairan disinfektan di Terminal Blok M, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020. Sterilisasi kawasan Blok M dengan melakukan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 di era new normal atau masa PSBB transisi guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan cairan disinfektan di Terminal Blok M, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020. Sterilisasi kawasan Blok M dengan melakukan penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 di era new normal atau masa PSBB transisi guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan rekor baru penambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 1.624 orang pada Kamis, 2 Juli 2020.

    Berdasarkan distribusi sebaran kasus positif, ada enam provinsi yang memiliki penambahan kasus di atas 100 orang.

    “Untuk Jawa Timur, ada penambahan kasus baru sebanyak 374 orang, namun juga melaporkan kasus yang sembuh 192 orang,” kata Yurianto dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB.

    Setelah Jawa Timur, DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 190 orang dan 191 orang telah sembuh.

    Sulawesi Selatan berada di urutan ketiga dengan 165 kasus baru positif Covid-19, dan 50 orang dilaporkan sembuh. Selanjutnya Jawa Tengah bertambah 153 kasus positif baru, dan 98 orang telah sembuh.

    Kalimantan Selatan juga mencatatkan kasus positif baru sebanyak 114 orang, dan 51 orang telah sembuh dari Covid-19.

    Terakhir, Bali melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 113 orang, dan 15 orang telah sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.