Wakil Ketua Komisi Energi Ungkap 10 Orang di DPR Positif Covid

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran (damkar) menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Kompleks Parlemen DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta, Ahad, 14 Juni 2020. Penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 tersebut dilakukan dalam rangka persiapan memasuki masa sidang yang akan dimulai Senin, 15 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas pemadam kebakaran (damkar) menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Kompleks Parlemen DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta, Ahad, 14 Juni 2020. Penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 tersebut dilakukan dalam rangka persiapan memasuki masa sidang yang akan dimulai Senin, 15 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Alex Noerdin menyebut ada sepuluh orang positif Covid di gedung DPR. Hal ini disampaikan Alex saat memimpin rapat kerja Komisi VII DPR dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

    "Baru didapat kabar lima menit yang lalu di lantai atas, saya enggak sebut lantai berapa, sepuluh orang ditemukan positif," kata Alex dalam rapat, Senin, 29 Juni 2020.

    Alex tak merinci lebih jauh keterangannya. Namun dia mewanti-wanti agar semua pihak mematuhi protokol kesehatan. "Jadi tolong patuhi protokol kesehatan," kata politikus Golkar ini.

    Ruang rapat Komisi VII DPR berada di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Gedung ini terdiri dari 24 lantai, sebanyak 22 lantai terbagi menjadi ruangan untuk sembilan fraksi yang ada di DPR. Para anggota Dewan, termasuk tenaga ahli (TA) dan staf berkantor di gedung ini.

    Di sisi lain, Sekretaris Fraksi Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan ada tujuh orang reaktif dari hasil rapid test yang digelar fraksinya hari ini. Saan mengatakan Fraksi NasDem memang rutin menggelar rapid test setiap dua pekan sekali.

    "Tadi sampai siang kami melakukan rapid test terhadap 143 orang, TA fraksi, TA anggota, fraksi, cleaning, OB, semua. Dan ada tujuh reaktif," ujar Saan kepada wartawan.

    Saan mengaku tak tahu kabar sepuluh orang positif Covid-19 yang disebut Alex. Namun ia menyebut tujuh orang yang reaktif dari hasil rapid test akan segera dites swab.

    "Saya enggak tahu kalau sepuluh itu. Kami NasDem ada tujuh, malam ini kami lakukan swab langsung," ucap dia.

    Lantaran ada temuan reaktif ini, Fraksi NasDem mengeluarkan instruksi untuk bekerja dari rumah bagi TA fraksi, TA anggota, staf administrasi, staf sekretariat dan cleaning service yang berada di lantai 22 dan lantai 23 atau lantai yang ditempati Fraksi NasDem.

    Dalam surat tertanggal hari ini yang diteken Saan itu, WFH (work from home) berlaku mulai besok, 30 Juni 2020 sampai 6 Juli 2020. Mereka diminta aktif kembali berkantor seperti biasa pada 7 Juli 2020.

    "Kami ingin clean dulu," kata Saan. Fraksi NasDem juga menginstrusikan agar mereka semua tetap menjaga kualitas kerja selama WFH serta tetap berkoordinasi untuk kelancaran kerja kolektif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.