Ada Penambahan Positif Covid-19 pada 29 Juni Yaitu 1.082 Kasus

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang Pasar Palmerah mengeluarkan gerobaknya dari lokasi pasar di Jakarta, Jumat 26 Juni 2020. Pengelola Pasar Palmerah menutup sementara pasar tersebut dari Kamis (25/6) hingga Sabtu (27/6) menyusul sembilan orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam tes usap yang dilakukan sebelumnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Pedagang Pasar Palmerah mengeluarkan gerobaknya dari lokasi pasar di Jakarta, Jumat 26 Juni 2020. Pengelola Pasar Palmerah menutup sementara pasar tersebut dari Kamis (25/6) hingga Sabtu (27/6) menyusul sembilan orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam tes usap yang dilakukan sebelumnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 sebesar 1.082 orang pada Senin, 29 Juni 2020.

    “Sehingga total menjadi 55.092 kasus,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Youtube BNPB, Senin, 29 Juni 2020.

    Kemudian, terdapat 864 orang pasien sudah sembuh, sehingga total menjadi 23.800 kasus. Terdapat 51 kasus pasien yang meninggal dari konfirmasi Covid-19 positif sehingga menjadi 2.805 orang.

    Sementara jumlah orang yang masih dipantau atau ODP sebanyak 41.605, dan 13.335 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

    Yurianto pun meminta masyarakat mulai membudayakan cara hidup baru, dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat. Misalnya, rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak. “Ini penting karena sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.