Bendera Dibakar, Pesan Hasto Kristiyanto untuk Kader Muda PDIP

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersiap meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Hasto diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP. TEMPO/Imam Sukamto

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto bersiap meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Hasto diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, meminta para kader muda partainya untuk bersatu dan optimistis. Alasannya ia merasa belakangan ini banyak pihak yang memprovokasi dengan cara membakar bendera partai.

    Meski diprovokasi, Hasto meminta para anggotanya tetap menunjukkan diri sebagai orang yang tertib hukum dan kader yang militan. "Kami adalah kader yang tidak akan membiarkan orang lain menghina, merendahkan martabat dan kehormatan lambang-lambang PDI Perjuangan," katanya dalam pidato kunci saat membuka webinar DPP Taruna Merah Putih 'Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah: Ciptakan Sejarah Positif Bagi Bangsa' Ahad malam, 28 Juni 2020.

    Kendati berada di tengah provokasi, kata Hasto, tugas kader muda PDIP adalah menebar kebaikan dan membangun persaudaraan. Harapannya jika kader bisa bersatu dengan masyarakat, maka para pemuda Indonesia bisa memimpin kemajuan di seluruh lini kehidupan.

    Ia pun meminta para kader untuk mengingat pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk tetap menjaga kehormatan dan martabat partai. "Bendera telah dikibarkan dan akan tetap berdiri," kata Hasto.

    Pembakaran bendera PDIP terjadi dalam aksi unjuk rasa menentang Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Kompleks Parlemen, Senayan, pada Rabu, 24 Juni 2020. RUU HIP memantik kontroversi lantaran dalam drafnya tidak memasukkan TAP MPRS/XXV/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai konsideran. Massa yang berasal dari Aliansi Nasional Anti Komunis menilai PDIP merupakan partai yang mengusulkan RUU tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.