Terawan Sebut Dokter Reisa Beri Keteduhan di Tengah Pandemi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menjawab pertanyaan saat wawancara di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Reisa memiliki gelar kebangsawanan dari Keraton Solo yakni Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT). Gelar itu diberikan karena saat menyandang Puteri Indonesia bidang Lingkungan 2010. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menjawab pertanyaan saat wawancara di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Reisa memiliki gelar kebangsawanan dari Keraton Solo yakni Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT). Gelar itu diberikan karena saat menyandang Puteri Indonesia bidang Lingkungan 2010. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menerima kunjungan anggota Tim Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro di gedung Kemenkes, Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2020.

    Dalam pertemuan tersebut, Terawan mengucapkan terima kasih kepada Dokter Reisa yang telah hadir menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan penularan Covid-19.

    “Terima kasih mbak Reisa sudah menghadirkan keteduhan situasi, jadi masyarakat tidak berspekulasi dari angka-angka kasus Covid-19,” kata Terawan seperti dikutip dari laman resmi Kemkes.go.id,  Sabtu, 27 Juni 2020.

    Terawan berharap, penjelasan Reisa soal imbauan patuh menjalankan protokol kesehatan bisa didengar masyarakat. Protokol kesehatan dibuat dengan prinsip menjaga jarak fisik dengan orang lain minimal 1 meter, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun.

    “Kita masih belum tahu apa yang menyebabkan seseorang terinfeksi Covid-19 tapi orang lain tidak. Pada intinya adalah bagaimana kita membuat masyarakat disiplin pada protokol kesehatan,” ujar Terawan.

    Dokter Reisa menyambut baik apresiasi Menkes Terawan. Namun dalam pelaksanaan dirinya sebagai Tim Publikasi ia mengaku masih beradaptasi dengan cara kerja dan ritme kerja. Reisa baru bergabung di gugus tugas pada awal Juni lalu.

    “Saya berharap mindset masyarakat kini lebih kepada mementingkan protokol kesehatan, baik di pasar, tempat kerja, dan dimanapun tempat masyarakat beraktivitas," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.