Dokter Positif Covid-19 di RSUD dr Soetomo: Saya Rasakan Sendiri

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Agus Sulistyono, pengajar PPDS FK Unair yang sedang dirawat karena positif virus Corona. Foto: Istimewa

    Dokter Agus Sulistyono, pengajar PPDS FK Unair yang sedang dirawat karena positif virus Corona. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, JakartaDokter RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Agus Sulistyono, mengatakan bahwa penyakit Covid-19 benar-benar ada. “Saya gini juga merasakan sendiri bahwa ini memang terjadi,” kata Agus dalam sebuah video yang beredar di media sosial yang diperoleh Tempo pada Jumat, 26 Juni 2020.

    Ketua Ikatan Dokter Indonesia Surabaya Brahmana Askandar memastikan Agus terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam video, Agus berbicara dengan mengenakan alat bantu pernapasan berupa masker oksigen.

    Sebagai Koordinator Program Studi PPDS-1 Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Agus mengaku senang terkena Covid-19. Sebab penyakit itu sebelumnya banyak dialami dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Dr. Soetomo.

    Agus, dalam video itu, menceritakan bahwa ada kemungkinan dirinya tertular sejawatnya sesama dokter. Pekan lalu, ia melakukan operasi bersama PPDS anestesi yang diketahui positif Covid-19. Beberapa hari setelahnya, Agus juga kontak dekat dengan salah seorang dokter yang positif Covid-19.

    ADVERTISEMENT

    Ia menduga penularan terjadi saat itu. Sehingga, ia memeriksakan diri pada Rabu lalu. Hasil tes rapid menunjukkan positif reaktif. Kini, ia dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. Soetomo.

    Agus berpesan agar semua dokter PPDS di rumah sakit menjalani pemeriksaan. “Kita tidak adil terhadap anak didik kita. Tidak adil. Karena perlindungan terhadap anak didik kita rasanya lebih baik semua diperiksa.”

    Ia juga mengingatkan rekan-rekannya untuk selalu mengenakan alat pelindung diri. “Yang penting saya sangat legowo, karena apapun juga kapten kapal adalah yang paling terakhir keluar dari kapalnya,” ujar dokter Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...