98 Sindikat Narkotika Beroperasi di Indonesia, di Antaranya Napi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN Komisaris Jenderal Heru Winarko mengatakan lembaganya memetakan ada 98 jaringan sindikat narkoba beroperasi di Indonesia, 27 di antaranya sindikat berskala internasional. "Sebanyak 33 jaringan telah diungkap dan 19 di antaranya melibatkan warga binaan atau napi di lembaga pemasyarakatan," ujar Heru dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional via daring, Jumat, 26 Juni 2020.

    Pada 2019, BNN berhasil mengungkap 55 kasus dengan jumlah tersangka 59 orang. "Di masa pandemi Corona, BNN mengungkap 14 jaringan narkotika berskala internasional.”

    Penyelundupan narkoba kebanyakan melalui pengiriman online, jasa pengiriman. “Tapi masih ada juga yang lewat jalur laut," ujar Heru.

    BNN juga bekerjasama dengan Polri dan mengungkap peredaran gelap narkotika sebanyak 16 ton sabu dari kurun waktu Januari 2019 sampai Maret 2020.

    ADVERTISEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.