Seusai Kongres Partai Demokrat AHY Temui Jokowi dan Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bersama Ketua Umum Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengacungkan jempol seusai melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bersama Ketua Umum Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengacungkan jempol seusai melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku telah menyambangi Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Bogor dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kediaman seusai Kongres Demokrat. AHY menyampaikan hasil Kongres dan susunan kepengurusan DPP.

    "Saya melaporkan hasil kongres dan juga kepengurusan DPP Partai Demokrat yang sudah disahkan," kata AHY selepas pertemuan dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis 25 Juni 2020.

    Menurut AHY pertemuan itu mengawali silaturahminya kepada tokoh-tokoh lain. Termasuk pertemuan dengan Airlangga tadi malam. "Itu menjadi pertemuan kick off bagi saya untuk melakukan silaturahmi dan juga komunikasi politik dengan tokoh-tokoh lainnya."

    Kunjungan AHY ke Partai Golkar menurut dia merupakan balasan dari kunjungan petinggi beringin ke kediaman mantan Ketua Umum Demokrat sebelum dia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas. Saat itu, kata AHY, ia sempat mengatakan akan segera membalas kunjungan kepada Airlangga.

    "Alhamdulillah setelah Partai Demokrat melaksanakan kongres kelima yang menetapkan saya sebagai ketua umum, baru kali ini kami bisa bersilaturahim secara resmi," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.