Ganjar Ingatkan Kader PDIP Tak Terprovokasi Pembakaran Bendera

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak VirusCorona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2).

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah yang juga tokoh PDIP, Ganjar Pranowo, meminta kader-kader partai berlambang banteng tak terprovokasi pembakaran bendera. Pembakaran bendera PDIP terjadi dalam unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Rabu, 24 Juni 2020.

    Dia mengingatkan rekan-rekannya agar menyerahkan kasus ini kepada Dewan Pimpinan Pusat PDIP. "DPP PDIP sudah menyiapkan untuk mengambil langkah hukum," kata Ganjar, Kamis, 25 Juni 2020. 

    Ganjar menyesalkan aksi pembakaran bendera tersebut. Ganjar juga membantah PDIP berpaham komunis seperti yang dituduhkan dalam unjuk rasa itu. "Kami berada pada barisan yang sesuai konstitusi dan dasar negara," ujarnya.

    Menurut Ganjar, upaya hukum yang bakal ditempuh DPP PDIP merupakan langkah yang tepat. Dia menyebut, selama ini partainya berjalan dalam koridor yang sesuai konstitusi termasuk dalam menghadapi masalah seperti ini. Ganjar menganggap persaingan antar-organisasi politik merupakan hal yang wajar.

    ADVERTISEMENT

    Namun, persaingan itu harus dilandasi rasa saling menghormati. "Tidak setuju boleh, tapi merusak janganlah," ucapnya. "Ini pasti ada yang tidak suka dengan situasi kondisi politik yang berjalan hari ini, sehingga mereka ingin mendistorsi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.