Prajurit TNI AD Tewas Ditusuk di Jakbar, KSAD: Proses Tuntas

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa meminta kematian Sersan Dua S, anggota TNI Angkatan Darat, diusut tuntas. "Kita harus proses hukum sampe tuntas, gak boleh gitu-gitu. Apapun masalahnya gak boleh main hakim sendiri," kata Andika saat ditemui di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Juni 2020.

    S ditusuk ketika sedang bertugas di sebuah hotel di kawasan Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat pada Senin, 22 Juni 2020. Saat bertugas, anggota Babinsa Pekojan Tambora itu berusaha melerai dua orang yang bersitegang di depan hotel. Nahas, orang yang mengamuk itu justru menusuk S hingga akhirnya tewas

    Belakangan beredar kabar bahwa pelakunya adalah seorang anggota TNI Angkatan Laut. Kasus ini ditangani polisi militer. "Dari Yogyakarta sudah saya perintahkan lakukan investigasi menyeluruh, kejar, jangan sampe walk away gitu aja," kata Andika.

    Tersangka penusuk prajurit TNI itu telah ditangkap pada 22 Juni 2020. “Dalam proses penyelidikan Pomal saat ini,” kata Komandan Distrik Militer atau Dandim 0503/JB, Kolonel Kav. Valian Wicaksono, lewat pesan teks, Selasa, 23 Juni 2020. Valian tak menjelaskan siapakah tersangka pelaku penusukan itu.

    ADVERTISEMENT

    EGI ADYATAMA | ADAM PRIEREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?