Solo Raya Polling Sebut Elektabilitas Gibran Rakabuming Melejit

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, membagikan buku kepada anak-anak saat mengunjungi Pasar Burung Depok, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 21 Februari 2020. Selain melakukan dialog, Gibran juga memenuhi permintaan swafoto dari sejumlah pengunjung dan pedagang. Tempo/Bram Selo Agung Mardika

    Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, membagikan buku kepada anak-anak saat mengunjungi Pasar Burung Depok, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 21 Februari 2020. Selain melakukan dialog, Gibran juga memenuhi permintaan swafoto dari sejumlah pengunjung dan pedagang. Tempo/Bram Selo Agung Mardika

    TEMPO.CO, Solo-Lembaga sigi Solo Raya Polling mencatat kenaikan elektabilitas Gibran Rakabuming Raka dalam ajang pemilihan Wali Kota Solo selama satu tahun terakhir.  Elektabilitas Gibran, menurut Solo Raya Polling, juga telah melampaui rivalnya, Achmad Purnomo, yang pada tahun lalu memiliki elektabilitas tertinggi.

    Dalam survei Juli 2019, Purnomo memiliki elektabilitas sebesar 38 persen dan Gibran saat itu masih 13 persen. "Pada Januari kemarin elektabilitas Purnomo masih berada di puncak," kata Direktur Solo Raya Polling, Suwardi, Selasa 23 Juni 2020.

    Elektabilitas Purnomo meningkat menjadi 46 persen diikuti Gibran yang terus melejit menjadi 40 persen. Elektabilitas Gibran mulai mengimbangi Purnomo sekitar Maret lalu. Dalam survei bulan ini, elektabilitas Gibran meroket menjadi 55 persen. Sedangkan Purnomo justru turun menjadi 36 persen, sedikit lebih rendah jika dibandingkan hasil survei setahun kemarin.

    Suwardi menyebut ada beberapa catatan yang diperoleh timnya di lapangan tentang penyebab kondisi itu. "Masyarakat melihat Gibran sering turun membantu masyarakat selama pandemi ini," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Sebaliknya, Purnomo tidak terlihat kiprahnya dalam penanganan pandemi. Selain itu, Purnomo yang sempat mencetuskan niatnya untuk mundur dari pemilihan pemperoleh persepsi negatif dari masyarakat. Apalagi Purnomo kemudian batal mundur lantaran partai menolak keinginannya. "Masyarakat menilai langkah itu tidak bijak," katanya.

    Achmad Purnomo enggan mengomentari hasil sigi itu. "Silakan saja membuat survei," katanya. Menurut Purnomo, dia maju dalam pemillihan lantaran ditugasi oleh partainya.

    Adapun Gibran belum menjawab saat dimintai komentar melalui aplikasi Whatsapp.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.