Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cegah Karhutla, Pemerintah akan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

image-gnews
Satgas Karhutla dari TNI, Polri bersama relawan pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran lahan yang menjalar ke tumpukkan ban bekas di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa 22 Oktober 2019. Kencangnya angin serta sulitnya sumber air di lokasi lahan terbakar membuat api cepat meluas hingga menjalar ke tumpukkan ban bekas yang mengakibatkan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Satgas Karhutla dari TNI, Polri bersama relawan pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran lahan yang menjalar ke tumpukkan ban bekas di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa 22 Oktober 2019. Kencangnya angin serta sulitnya sumber air di lokasi lahan terbakar membuat api cepat meluas hingga menjalar ke tumpukkan ban bekas yang mengakibatkan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengatakan operasi teknologi modifikasi cuaca yang dilakukan di Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi beberapa waktu lalu telah berhasil.

Untuk itu, pemerintah akan lanjut operasi serupa di daerah-daerah lain selama musim kemarau untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.

"Kami akan lakukan lagi di Kalimantan, berdasarkan prediksi BMKG, di sana mulai memasuki musim kemarau pada Juli. Selanjutnya, Agustus-September kemarau di Sumatera," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya usai mengikuti rapat terbatas terkait Karhutla di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 23 Juni 2020.

Menurut Siti, operasi ini cukup berhasil untuk mencegah terjadinya Karhutla. "Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi, daripada madamin terus," ujar Siti.

Operasi teknologi modifikasi cuaca telah menghasilkan lebih dari 165 juta meter kubik air hujan. Operasi untuk siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan itu dilakukan dalam dua gelombang di Riau (11 Maret-2 April dan 13-31 Mei) dan satu kali di Sumatera Selatan dan Jambi (2-14 Juni).

Operasi hujan buatan itu dianggap bukan hanya turut menjaga hotspot tetap nol, tapi mempertahankan dan bahkan menaikkan tingi muka air di lahan gambut.

"Sebanyak 14 dari 17 stasiun pengukuran menunjukkan nilai TMA (tinggi muka air) itu berada di atas aman,” ujar Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC-BPPT) Tri Handoko Seto menunjuk hasil operasi di Sumatera Selatan dan Jambi dalam acara webinar yang diselenggarakan Rabu, 17 Juni 2020. 

Sedang di Riau, ketinggian muka air yang dapat dipertahankan pada kondisi di atas batas bahaya -0.4 meter yaitu Rokan Hulu, Dumai ,dan Kepulauan Meranti. Sedangkan pada Kabupaten Bengkalis disebut mengalami kenaikan cukup signifikan pada akhir masa operasi TMC.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, mengungkapkan sejak pertama kali diterapkan pada 1997, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) mampu memberi satu solusi untuk mitigasi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Saat ini bahkan diperkuat dengan keluarnya Instruksi Presiden No.3/2020 yang menyebutkan BPPT melakukan operasi modifikasi cuaca dan pengembangan teknologi pembukaan lahan tanpa bakar untuk mendukung upaya penanggulangan Karhutla,” ujarnya.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tinjau Proyek Bandara VVIP di IKN, Menhub Budi Karya: Desain Ciri Khas Budaya Kalimantan

1 hari lalu

Sejumlah alat berat beroperasi pada pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajem Pasert Utara, Kalimantan Timur, Kamis 8 Juni 2023. Progres pembangunan IKN menurut Kementerian PUPR sudah mencapai 29,87 persen hingga 4 Juni 2023 dan pembangunan ini menggunakan anggaran dari total pagu tahun 2023 sebesar Rp 26,67 triliun. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Tinjau Proyek Bandara VVIP di IKN, Menhub Budi Karya: Desain Ciri Khas Budaya Kalimantan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong percepatan pembangunan bandara VVIP di IKN, baik dari sisi udara maupun sisi darat.


Sampah Rumah Tangga Bisa Diolah Jadi Pembersih Serba Guna, Ramah Lingkungan

2 hari lalu

Ilustrasi tong sampah. Sumber: TurboSquid
Sampah Rumah Tangga Bisa Diolah Jadi Pembersih Serba Guna, Ramah Lingkungan

Yayasan Jalantara dan re.peat berkolaborasi dalam upaya pengelolaan dan pemanfaatan sampah dengan menghadirkan produk pembersih serba guna.


Karhutla Landa 5.768 Hektare di Kalbar, Gubernur: Jangan Sebabkan Bencana Asap

3 hari lalu

Satu dari dua individu Orangutan bergelantungan di pohon   di lokasi karhutla di Desa Sungai Awan Kiri, Kalimantan Barat, Senin, 16 September 2019. International Animal Rescue (IAR) Indonesia dan BKSDA Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang menyelamatkan dua individu Orangutan jantan dan betina berusia sekitar 20 tahun. ANTARA/HO/IAR Indonesia-Heribertus
Karhutla Landa 5.768 Hektare di Kalbar, Gubernur: Jangan Sebabkan Bencana Asap

Sutarmidji mengatakan, hingga tanggal 30 Juli 2023, seluas 5.768,73 hektare lahan di provinsi itu terbakar, dan diharapkan karhutla ini tidak meluas.


Le Minerale dan PT Polindo Utama Dukung KLHK Kurangi Sampah Nasional

6 hari lalu

Le Minerale dan PT Polindo Utama Dukung KLHK Kurangi Sampah Nasional

Polindo memberikan "solusi nyata" berupa penarikan sampah plastik Le Minerale.


236 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Timur, Naik dari 83

8 hari lalu

Informasi sebaran titik panas di Kaltim yang dirilis BMKG Stasiun Balikpapan, Kaltim, Sabtu, 29 Juli 2023. (Foto: ANTARA/HO-BMKG Balikpapan)
236 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Timur, Naik dari 83

Sebanyak 236 titik panas tersebut terpantau Sabtu mulai pukul 01.00-17.00 WITA.


Harimau Peliharaan Alshad Ahmad Mati, Profauna: Harusnya Hidup di Alam

10 hari lalu

Alshad Ahmad bersama anak harimau peliharaannya, Cenora dan Teona. Foto: Instagram/@alshadahmad
Harimau Peliharaan Alshad Ahmad Mati, Profauna: Harusnya Hidup di Alam

Lembaga swadaya masyarakat, Protection of Forest & Fauna alias Profauna Indonesia, buka suara perihal anak harimau peliharaan Alshad Ahmad mati.


Karhutla Landa Lahan di Kampus UIN Antasari Kalsel, 8 Hektare Hangus

10 hari lalu

Api membakar semak belukar di lahan gambut, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu 18 Juni 2023. Cuaca panas yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir membuat kebakaran lahan cepat meluas bahkan hingga malam api belum bisa dipadamkan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Karhutla Landa Lahan di Kampus UIN Antasari Kalsel, 8 Hektare Hangus

Karhutla yang terjadi pada Rabu malam, 26 Juli kemarin melanda dua wilayah area sekitar kampus negeri tersebut.


Viral Kabar Anak Harimau Alshad Ahmad Mati, Bagaimana Sebenarnya Aturan Memelihara Satwa Liar?

10 hari lalu

Alshad Ahmad bersama anak harimau peliharaannya, Cenora dan Teona. Foto: Instagram/@alshadahmad
Viral Kabar Anak Harimau Alshad Ahmad Mati, Bagaimana Sebenarnya Aturan Memelihara Satwa Liar?

Kabar soal anak harimau yang dipelihara Youtuber Alshad Ahmad mati beredar viral. Simak aturan lengkap memelihara satwa liar berikut ini.


Alshad Ahmad Ungkap Anak Harimau Peliharaannya Mati, KLHK Bakal Investigasi dan Evaluasi

11 hari lalu

Alshad Ahmad bersama anak harimau peliharaannya, Cenora dan Teona. Foto: Instagram/@alshadahmad
Alshad Ahmad Ungkap Anak Harimau Peliharaannya Mati, KLHK Bakal Investigasi dan Evaluasi

Harimau Alshad Ahmad yang meninggal bernama Cenora.


Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

15 hari lalu

Pesawat komersial bersiap mendarat di tengah kabut asap akibat kebaran lahan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat 23 Juni 2023. Berdasarkan tabel kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (23/6) kualitas udara di Banjarbaru mengalami kenaikan dari baik ke sedang hal ini diakibatkan salah satunya dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas di Kalsel. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

Empat unit helikopter dioperasikan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.