Nyanyi Indonesia Raya Jadi Alasan Firli KPK Lepas Masker

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Firli Bahuri (tengah) menyapa wartawan usai melakukan rapid test COVID-19 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Ketua KPK Firli Bahuri (tengah) menyapa wartawan usai melakukan rapid test COVID-19 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri mengatakan sempat membuka masker ketika bertemu anak-anak di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Ia mengaku membuka masker untuk bernyanyi Indonesia Raya dengan anak-anak sekitar.

    "Ada saat saya buka masker dan masker saya pegang untuk beberapa saat. Itu karena saya hendak menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama anak-anak sekitar," kata Firli lewat keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2020.

    Kendati melepas masker yang ada di mulut, Firli mengatakan masih mengenakan dua jenis masker lainnya saat berinteraksi dengan anak-anak itu. Dua masker yang dipakai, yaitu EA Mask dan masker yang dijepit di lubang hidung. EA Mask ialah sejenis produk pemurnian udara portabel dan diklaim bisa membunuh virus yang ditaruh di saku.

    "Perlu saya tegaskan bahwa saya cinta dengan anak-anak, saya ingat masa kecil di kampung yang kondisi keluarga miskin," ujar dia.

    Firli membantah Masyarakat Antikorupsi Indonesia yang menudingnya tidak menerapkan protokol kesehatan ketika berkunjung ke kampung halamannya itu pada Sabtu, 20 Juni 2020. Firli datang ke Ogan Komering Ulu untuk ziarah ke makam orang tuanya.

    MAKI malaporkan Firli ke Dewan Pengawas karena dianggap melanggar kode etik dengan tidak menerapkan protokol kesehatan saat berinteraksi dengan anak-anak itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.