Pesan Mahfud Md ke KPK, Polri, Kejaksaan: Jangan Gantung Kasus

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md. usai menggelar rapat koordinasi dengan para menteri koordinator bersama Jaksa Agung, Kapolri, dan Ketua KPK di kantor Kemenko Polhukam, Senin, 22 Juni 2020. Dok. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md. menggelar rapat koordinasi dengan para menteri koordinator bersama Jaksa Agung, Kapolri, dan Ketua KPK di kantor Kemenko Polhukam, Senin, 22 Juni 2020.

Mahfud mengatakan, dalam rapat tersebut, mereka membahas masalah dan langkah-langkah penegakan hukum.

“Intinya pemerintah menghendaki agar komitmen penegakan hukum seperti yang dicanangkan presiden ketika pelantikan kabinet pada bulan Oktober lalu, agar benar-benar dilaksanakan,” ujar Mahfud di kantornya, Senin, 22 Juni 2020.

Pemerintahan Kabinet Indonesia Maju sudah berjalan sekitar delapan bulan, meski sempat tersendat karena pandemi Covid-19, Mahfud berharap aparat penegak hukum tetap meneguhkan komitmen dalam menyelesaikan kasus-kasus yang ada.

“Tadi disepakati agar penegak hukum, dalam hal ini KPK, Kejaksaan, Polri, juga mendorong dalam proses peradilan itu bekerja cepat, tidak menggantung-gantung masalah terlalu lama karena ini menyangkut hak asasi manusia. Kalau memang salah, segera diajukan ke pengadilan, yang terlalu lama itu harus segera diputuskan kasusnya seperti apa, bisa dibuktikan apa tidak,” ujar bekas Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud enggan mendetailkan kasus-kasus apa yang dibahas dan menjadi perhatian pemerintah. “Masalah-masalah yang lebih konkret terkait kasus-kasus, silakan ditanyakan di kantor masing-masing KPK, Kejaksaan dan Polri," ujar Mahfud.






Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

4 menit lalu

Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

Korlantas Polri mengonfirmasi bahwa mulai tahun depan, seluruh mobil dan motor patroli lalu lintas akan menggunakan kendaraan listrik.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

8 menit lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mengatakan hasil kerja tim ini akan selesai dalam tiga pekan ke depan. Hasil akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

1 jam lalu

Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

Legenda hidup sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi salah satu anggota TGIPF tragedi Kanjuruhan yang diketuai Mahfud MD.


Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

1 jam lalu

Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

Menggunakan sumber dana APBN 2022, Polri melakukan pengadaan gas air mata senilai Rp 152 miliar. Berikut rinciannya.


Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

2 jam lalu

Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

Rusun Polri Menteng dibangun dengan dana hibah dari tiga tahun anggaran APBD DKI 2020-2022. Diresmikan Anies Baswedan.


Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

7 jam lalu

Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

Anies Baswedan berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya akan terus berlanjut.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

10 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

12 jam lalu

Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

Komdis PSSI tengah menginvestigasi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang usai pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya.


Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

13 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

Komite Disiplin atau Komdis PSSI menilai ada kelemahan dalam hal penjualan tiket di laga Arema FC vs Persebaya yang berakhir ricuh.


Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

15 jam lalu

Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

Soal Aremania yang sempat ditangkap, Nico Afinta sempat membisik kepada Kadivhumas Polri. "Sudah dipulangkan."