Gempa Goyang Yogya, Warga Berhamburan Bopong Balita

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. freepik.com

    Ilustrasi gempa. freepik.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Warga di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dikagetkan dengan getaran gempa yang terasa cukup kuat pada Senin dinihari 22 Juni 2020. Mereka sontak berhamburan ke luar rumah.

    Tak sedikit orang tua membopong anak anak mereka yang masih balita karena khawatir terhadap dampak gempa. "Gempa yang ini terasa sekali," ujar Sugiarto, warga Wirobrajan Kota Yogya sembari menggendong putrinya yang masih kecil diikuti istri dan anak sulungnya.

    Sementara warga Godean, Sleman, Purnomo, juga mengaku khawatir. Menurutnya, gempa terasa cukup kuat. "Takut kalau bangunannya tidak bakoh (kuat), padahal pas orang sedang lelap tertidur," ujar ayah dua anak itu.

    Menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikas (BMKG, gempa dinihari ini, terjadi pukul 02.33 wib, berpusat di laut selatan 107 kilometer Barat Daya Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Sumber gempa berada pada kedalaman 91 kilometer.

    Walau demikian getaran gempa dirasakan merata warga hampir di semua kabupaten/kota DIY. Dari kabupaten Sleman hingga sebagian Gunungkidul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.