IPW: Calon Kapolri akan Terlihat pada Awal November

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Presidium Indonesia police Watch, Neta S. Pane. TEMPO/ Imam Sukamto

    Ketua Presidium Indonesia police Watch, Neta S. Pane. TEMPO/ Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai delapan nama perwira tinggi Polri yang beredar bakal masuk ke bursa calon Kapolri belum bia dipastikan kepastiannnya.

    "IPW memprediksi kekuatan para calon akan mengkristal pada awal November setelah adanya pergantian kepala BNN dan Sestama Lemhanas serta dinaikkan pangkat Kakorbrimob menjadi komisaris jenderal," kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane saat dihubungi Tempo hari ini, Ahad, 21 Juni 2020.

    Menurut Neta, kekuatan para calon Kapolri juga perlu dicermati menjelang, saat, dan seusai Pilkada 2020 pada Desember mendatang.

    Jenderal Idham Azis, Kepala Kepolisian RI saat ini, akan memasuki masa pensiun pada 2021. IPW pun membuat pendataan dan menyebut setidaknya ada delapan nama yang bakal masuk ke dalam bursa.

    Dari data IPW, delapan nama itu terdiri dari lima jenderal bintang tiga (komisaris jenderal) dan tiga jenderal bintang dua (inspektur jenderal). Mereka adalah lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1988 A hingga 1991.

    ADVERTISEMENT

    Delapan nama itu adalah Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komisaris Jenderal Rycko Amelza, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komisaris Jenderal Agus Andrianto, Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Juga Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sujana, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi, dan Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Fadil Imran.

    Menurut prosedur, nama-nama calon akan digodok Dewan Kebijakan Tinggi Polri. Nama yang lulus seleksi akan diserahkan oleh Kapolri kepada Presiden untuk dipilih lalu dilakukan uji kepatutan di Komisi Hukum DPR.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.