Gubernur Khofifah Belum Izinkan Malang Raya New Normal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bersiap menyemprotkan cairan disinfektan di area Stasiun Kota Baru Malang, Jawa Timur, 19 Maret 2020. Penyemprotan cairan disinfektan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di area publik. Foto: Aris Novia Hidayat

    Petugas bersiap menyemprotkan cairan disinfektan di area Stasiun Kota Baru Malang, Jawa Timur, 19 Maret 2020. Penyemprotan cairan disinfektan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di area publik. Foto: Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Malang Raya belum bisa menerapkan new normal. Wilayah Malang Raya terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

    Alasanya, kata Khofifah, karena tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut masih masuk kategori sedang. "Kesimpulannya, Malang Raya masih masuk area dengan risiko sedang. Oleh karena itu, posisinya masih transisi menuju normal baru," kata Khofifah, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Khofifah meminta masyarakat di Malang Raya untuk ketat menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, ia berharap kurva Covid di wilayah tersebut dapat ditekan. Sehingga status wilayah Malang Raya bisa naik menjadi warna kuning, atau bahkan hijau.

    Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kota Malang dan Kota Batu, saat ini dinyatakan berstatus warna oranye. Sementara di Kabupaten Malang masih masuk dalam zona merah. Ketiga wilayah tersebut harus masuk dalam kategori zona hijau secara bersamaan jika akan mulai menerapkan era normal baru.

    Wilayah Malang Raya, telah menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada akhir Mei 2020. Usai pelaksanaan PSBB tersebut, tiga wilayah itu memasuki masa transisi menuju kondisi normal baru.

    Usai pelaksanaan PSBB dan memasuki masa transisi, kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Malang Raya cenderung mengalami peningkatan. Karenanya, memasuki pekan ketiga masa transisi di wilayah itu, pemerintah daerah memutuskan belum menerapkan era normal baru.

    Hingga saat ini, tercatat ada 344 kasus positif Covid-19. Dari total jumlah tersebut, 104 orang dinyatakan sembuh, 31 orang meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.