Muhadjir Sebut Pondok Pesantren Bisa Jadi Tempat Aman dari Covid

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang santri Pondok Pesantren Gontor asal Kalbar menjalani tes diagnostik cepat atau rapid test di aula Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 17 Juni 2020. Pemerintah Provinsi Kalbar menggelar rapid test gratis bagi 400 santri asal Kalbar yang hendak kembali ke Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur untuk menempuh pendidikan. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    Seorang santri Pondok Pesantren Gontor asal Kalbar menjalani tes diagnostik cepat atau rapid test di aula Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 17 Juni 2020. Pemerintah Provinsi Kalbar menggelar rapid test gratis bagi 400 santri asal Kalbar yang hendak kembali ke Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur untuk menempuh pendidikan. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyebut pondok pesantren bisa menjadi tempat belajar paling aman dari penularan Covid-19.

    Pasalnya, kata dia, pondok pesantren merupakan tempat belajar yang eksklusif di mana tidak setiap orang bisa keluar masuk. Namun, syaratnya, kata dia, pondok pesantren harus tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

    "Kalau bisa dipatuhi, justru pesantren adalah tempat yang paling aman untuk belajar mengajar. Kita memberi pesan, kepada wali santri, jangan coba-coba tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Muhadjir di Bandung, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Menurut dia, protokol kesehatan yang diterapkan di pondok pesantren masih sama dengan di tempat-tempat lainnya. Hanya saja, dia tidak menganjurkan kepada orang-orang untuk keluar masuk.

    ADVERTISEMENT

    "Karena kalau dilanggar, risikonya sangat besar. Tapi kalau dipatuhi, pesantren akan lebih aman. Kalau semuanya bersih dan patuh, otomatis dari wilayah eksklusif, tidak akan bisa dijangkiti Covid-19 selama tidak ada orang yang masuk," katanya.

    Maka dari itu, ia meminta kepada setiap pondok pesantren yang akan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar agar menyiapkan protokol kesehatan tersebut.

    Di antaranya, kata dia, santri harus dipastikan sehat, dan tidak sedang berpotensi terjangkit Covid-19.

    "Pokoknya sebelum berangkat, mereka (santri) dipastikan sehat, bebas dari Covid-19 dan penyakit lain, dan di pesantren wajib periksa lagi, dan pondoknya harus disemprot disinfektan. Setelah itu mereka harus betul-betul tertutup, tidak boleh ada lagi orang keluar masuk pesantren itu," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.