Ernest Prakasa Kecewa dengan Penegakan Hukum dan HAM Era Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa menjadi pembicara dalam Kelas Skenario untuk Pemula di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. Dalam kelas ini, peserta diberikan materi membuat premis cerita, menciptakan karakter yang kuat, dan menyusun plot menggunakan metode

    Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa menjadi pembicara dalam Kelas Skenario untuk Pemula di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. Dalam kelas ini, peserta diberikan materi membuat premis cerita, menciptakan karakter yang kuat, dan menyusun plot menggunakan metode "8 sequnce". TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Ernest Prakasa mengaku kecewa terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebagai orang yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019, ada dua aspek yang paling membuat Ernest kecewa, yaitu hukum dan hak asasi manusia.

    “Hukum dan HAM adalah kekecewaan terbesar buat saya pribadi, sebagai minoritas di Indonesia saya enggak melihat ada perubahan yang signifikan,” kata Ernest dalam program diskusi 'Ini Budi: Ekonomi, Politik, Komedi' yang disiarkan lewat Instagram Tempo.co, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Salah satu isu hukum yang membuat Ernest kecewa ialah komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi. Padahal, isu ini cukup diangkat oleh Jokowi pada masa kampanye. Ernest mengaku resah dengan sikap masyarakat yang masih permisif terhadap korupsi.

    Sutradara film ini mencontohkan ketika dirinya mengkritik tuntutan ringan untuk dua terdakwa penyiram air keras ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Dia malah mendapatkan komentar bahwa supremasi hukum membuat Jokowi tak bisa mengintervensi.

    Namun, selaku pendukung Jokowi, Ernest mengaku hanya ingin menyampaikan aspirasi bahwa tuntutan untuk para terdakwa tersebut tak sesuai dengan harapan sebagian pendukung. “Memang proses hukum harus dihormati betul, tapi terus apa kalau ada kejadian seperti ini panglima tertingginya responnya apa sih? Pengen tau gitu lho,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.