Banjir 1,5 Meter di Desa Tanjungsari Tasikmalaya Surut

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menerobos genangan banjir yang melanda Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat, 19 Desember. Sebanyak 494 rumah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cikidang serta curah hujan yang sangat tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    Warga menerobos genangan banjir yang melanda Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat, 19 Desember. Sebanyak 494 rumah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cikidang serta curah hujan yang sangat tinggi. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir setinggi 1,5 meter yang melanda di Desa Tanjungsari, Tasikmalaya, Jawa Barat, berangsur surut. 

    “Kondisi terkini termonitor tinggi muka air antara 40-60 centimeter,” kata Raditya Jati, kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Juni 2020.

    Raditya mengatakan cuaca saat ini dilaporkan mendung. Sedangkan sebagian wilayah lain di Kabupaten Tasikmalaya mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat juga mencatat dampak banjir yang dialami sekitar 500 kepala keluarga dan sekitar 70 hektare lahan pertanian dan ikan. “Sejauh ini belum ada laporan terkait korban mengungsi,” ujarnya.

    Banjir disebabkan salah satunya oleh hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Cikidang dan Sungai Citanduy.  

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.