Soal Pilkada Medan, PDIP Sebut Wajar Jika Menantu Jokowi Menang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bobby Afif Nasution menyapa warga Medan di sela nonton bareng pertandingan sepakbola Timnas Indonesia melawan Vietnam di Medan, Sumatera Utara, Selasa malam, 10 Desember 2019. Bobby menyebut niatnya menjadi wali kota Medan karena punya semangat membangun seperti mertuanya, Presiden Jokowi. ANTARA

    Bobby Afif Nasution menyapa warga Medan di sela nonton bareng pertandingan sepakbola Timnas Indonesia melawan Vietnam di Medan, Sumatera Utara, Selasa malam, 10 Desember 2019. Bobby menyebut niatnya menjadi wali kota Medan karena punya semangat membangun seperti mertuanya, Presiden Jokowi. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bambang Wuryanto bicara ihwal kans menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Bobby Afif Nasution di Pilkada Medan 2020.

    Menurut pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini, wajar jika Bobby bisa menang di kontestasi tersebut. "Kalau Bobby menang wajar to, hari ini hari-hari milenial," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020.

    Hal ini disampaikan Bambang saat ditanya ihwal peluang Bobby dicalonkan oleh PDIP dan memenangi kontestasi pilkada. Bambang juga mengatakan ada perbedaan dalam pola penjaringan kepala daerah di masa sekarang dan dulu.

    Zaman dulu, kata Bambang, calon pemimpin ditelusuri rekam jejaknya untuk melihat integritas, kompetensi, dan kapasitasnya. Namun di masa ini proses tersebut dianggap terlalu panjang.

    "Sekarang apa, survei saja salah satunya. Oh surveinya bagus, kans menang tinggi, partainya solid, dorong. Ada duit, tak dorong, just simple," ucap Bambang.

    Bambang juga menjelaskan ada empat prinsip PDIP dalam mengusung kandidat kepala daerah, yakni target minimum, optimum, maksimum, dan sempurna. Target minimum adalah partai tetap solid dengan siapa calon yang diusung.

    Target optimum, partai solid dan kadernya diusung sebagai calon kepala daerah. Kemudian target maksimumnya partai solid dan calon yang diusung terpilih menjadi kepala daerah.

    "Sempurna, partai solid, menang kepala daerah, dan wakilnya (kader)," kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini.

    Bambang tak mau membocorkan apakah Bobby mendapatkan rekomendasi dari partainya. Namun jika Bobby diusung sebagai calon wali kota, kata Bambang, PDIP akan mengajukan kadernya sebagai calon wakil wali kota.

    "Kalau pun Bobby diusulkan oleh PDI Perjuangan, maka untuk menjaga soliditas partai, karena Mas Bobby bukan kader murni PDI Perjuangan, wakil pasti kader PDI Perjuangan," kata Bambang.

    Bambang mengatakan Bobby Nasution juga sudah menjalani proses seleksi termasuk wawancara di kantor DPP PDIP. Meski begitu, ia mengaku belum pernah melihat Bobby sowan pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.