Ahli Virologi Sebut Virus Corona Tak Mudah Bermutasi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis melakukan tes swab kepada pedagang di Pasar Thomas Cideng, Jakarta, Rabu 17 Juni 2020. Tes swab masal terhadap para pedagang pasar ini diselenggarakan oleh Puskesmas Kecamatan Gambir untuk mendeteksi penyebaran virus corona di lingkungan pasar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas medis melakukan tes swab kepada pedagang di Pasar Thomas Cideng, Jakarta, Rabu 17 Juni 2020. Tes swab masal terhadap para pedagang pasar ini diselenggarakan oleh Puskesmas Kecamatan Gambir untuk mendeteksi penyebaran virus corona di lingkungan pasar. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahli virologi Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Kade Mahardika, mengatakan virus Corona yang jadi penyebab Covid-19 bukan lah virus yang mudah bermutasi.

    Mahardika menuturkan bahwa tanda mutasi virus SARS-CoV-2 belum ditemukan di Indonesia. Selain itu, tipe virus yang ada di Indonesia juga tidak unik.

    "Jadi sampai sejauh ini, data sementara, karena virus di Indonesia juga tidak unik, maka bibit vaksin dari manapun di dunia akan berkhasiat di Indonesia," ujar Mahardika dalam konferensi pers daring via kanal Youtube BNPB pada Kamis, 18 Juni 2020.

    Mahardika mengatakan virus SARS-CoV-2 tidak bisa bermutasi di luar tubuh manusia. Ia hanya bisa bermutasi ketika sudah masuk menginfeksi tubuh seseorang. Sehingga setiap individu memiliki tugas untuk tidak membuat virus bermutasi, yang sekaligus bisa memperlambat penyebaran Covid-19.

    ADVERTISEMENT

    "Usahakan virus ini agar tidak berkembang biak dengan menerapkan protokol kesehatan," ucap Mahardika.

    Sedangkan untuk mereka yang sudah memiliki gejala atau bahkan terkonfirmasi positif Covid-19, disarankan untuk langsung melakukan karantina agar tidak menulari orang lain.

    Sejauh ini, kata Mahardika, seluruh pihak di dunia masih terus meneliti virus ini. Alhasil, ia pun mengingatkan kembali agar masyarakat berhati-hati dan ketat menerapkan protokol kesehatan. "Ini virus baru, banyak hal yang belum diketahui," kata Mahardika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?